CPNS Pemprov Sumsel
Ditulis oleh penerimaan-cpns • Selasa, 18 Nopember 2008 • Kategori: CPNSD, SumateraHari ini, Senin (17/11) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel menerima calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk formasi penerimaan tahun anggaran 2008-2009. Formasi ini untuk umum, di luar tenaga honor yang sudah memasukkan data basenya.
“Formasi 214 orang ini betul-betul rekruitmen baru, tidak termasuk tenaga honor yang sudah magang. Program pemerintah, 2009 ini seluruh tenaga honor yang sudah masuk dalam data base sudah terangkat menjadi CPNS,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumsel, Drs Muzakir MM, Sabtu (15/11).
Menurut Muzakir, pengumuman CPNS khusus untuk Pemprov Sumsel sebanyak 214 orang untuk formasi 2008 dari berbagai macam kualifikasi pendidikan. Khusus penerimaan masing-masing kabupaten/kota diakui Muzakir dikoordinir oleh Provinsi dalam rangka lebih tertib dan diumumkan di media massa. Hal ini dengan tujuan transparansi dan keterbukaan kepada masyarakat dalam hal menerima lowongan CPNS yang dilakukan serentak di seluruh kabupaten/kota se-Sumsel.
Adapun formasi khusus wilayah Pemprov Sumsel sebanyak 214 orang ini diakui Muzakir mayoritas formasi
pendidikan dan kesehatan yang diakuinya ‘harga mati’ dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (MenPAN) RI untuk memprioritaskannya di samping beberapa spesifikasi pendidikan lainnya.
Diakui Muzakir, jumlah formasi tiap kabupaten/kota tidak sama, namun perbedaan tidak terlalu banyak. Angka kisaran rata-rata sekitar 250-an formasi tiap kabupaten/kota sehingga diperoleh total keseluruhan penerimana CPNS se-Sumsel sekitar 3.000-an.
Gaet Baliteks Unsri
Pada kesempatan ini, Muzakir menyebutkan khusus untuk penerimaan CPNS Pemprov Sumsel, pihaknya mengaet pihak Baliteks Unsri dalam hal proses seleksi mulai dari tes tertulis dan sistem penilaiannya.
“Rekruitmen dipercayakan kepada pihak Baliteks Unsri,” kata Muzakir. Adapun tes meliputi tes akademik, psikotes, tes kesehatan dan tes wawancara. Ini diharapkan dapat menyaring PNS yang berkualitas dalam rangka good governance.
Khusus untuk Pemprov Sumsel pihaknya menerima ‘bersih’ dari Baliteks Unsri dalam hal proses rekruitmen ini. Adapun berkas dari pelamar hanya diterima via pos tanpa ada proses langsung kepada petugas. BKD Sumsel tidak ikut dalam wawancara dan proses tes tapi dipercayakan kepada pihak Baliteks.
Informasi lebih lanjut dapat melihat langsung di kantor BKD Sumsel, samping kantor Gubernur Sumsel Jalan Kapten A Rivai Palembang.(SRIPO)


Tolong dong info lengka formasinya kirim ke email sya
mohon info formasinya, semoga berkenan mengirim ke e-mail saya
TAWA SUTRA VERSI UNSRI
Sebelum saya membuat surat ini, berulangkali saya pikirkan apakah saya akan mengeluarkan kebenaran atau tidak. Dilema untuk saya, karena sesungguhnya saya sangat mencintai almamater saya. Tapi dilain pihak, saya lebih mencintai bangsa ini. Saya ingin bangsa ini bangkit dengan menyuarakan kebenaran dan tidak menjadi bangsa yang tidak bermoral.
Unsri menerima pendaftaran peserta test CPNS 2008 pada tanggal 16 September 2008 sampai dengan 26 September 2008 untuk tenaga dosen dan karyawan. Salah satu syarat untuk melamar menjadi dosen yaitu jenjang pendidikan minimal S2. Pada tanggal 1 Oktober 2008, Unsri mengumumkan masa perpanjangan pendaftaran dan MENURUNKAN STANDAR MUTU syarat jenjang pendidikan untuk tenaga dosen yaitu dari S2 menjadi S1. Disaat universitas lain menaikkan standar tenaga pendidik mereka, Unsri dengan BERBAIK HATI menurunkan standar mereka. Padahal, di universitas lain banyak yang telah menetapkan syarat jenjang pendidikan S3. Satu hal yang patut kita pikirkan, UNTUK MENGAJAR DI TINGKAT SEKOLAH DASAR SAJA , PARA GURU DITUNTUT UNTUK MENJADI SEORANG SARJANA.
Pada tanggal 6 Oktober 2008, Ujian Tahap I dilaksanakan dengan perbedaan materi ujian antara S1 dan S2. Soal ujian untuk S1 yaitu sesuai dengan standar S1, sedangkan soal untuk S2 yaitu sesuai dengan standar soal untuk jenjang S2/S3. Pada saat pengumuman, nama-nama yang lulus sangat didominasi oleh jenjang S1. Peserta S2 berguguran. Jika memang S1 dianggap juga layak untuk mengikuti tes CPNS yang tadinya hanya diperuntukkan untuk jenjang S2, mengapa harus ada perbedaan materi ujian? ??
Ujian Tahap II dilaksanakan pada tanggal 6-8 November 2008. Pada saat ujian tahap II, pihak Unsri menyatakan bahwa jika yang lulus tes CPNS Unsri berasal dari jenjang S1, maka yang bersangkutan harus segera melanjutkan kuliah ke jenjang S2 dengan biaya sendiri. Hal tersebut tentu saja menimbulkan tanda tanya besar dalam benak saya, jika sebagian besar tenaga dosen kuliah, siapa yang akan mentransfer ilmu kepada mahasiswa? Kenapa Unsri TERLALU BERBAIK HATI ? Hanya oknum yang terlibat dan Tuhan yang tahu segalanya.
Pengumuman kelulusan direncanakan pada tanggal 14 November 2008. Apa lacur, pengumuman ditunda dengan segala macam alasan dan segala no SK yang saya sendiri tidak tahu kebenarannya, dan yang lebih menyedihkan kami hanya diberitahu waktu pengumuman adalah akhir bulan November tanpa tahu pasti tanggalnya. Tanggal 27 November 2008, diberitahukan bahwa pengumuman akan ada tanggal 29 November 2008 di website Unsri. Tanggal 29 November 2008 pk. 00.00 WIB, nama-nama peserta yang lulus dari jenjang S1 menghiasi website Unsri. Dari 52 orang dosen yang diterima, 41 ORANG ADALAH CALON DOSEN DENGAN JENJANG PENDIDIKAN S1. Anehnya, sekitar pk. 13.oo WIB, ada pengumuman dari pihak BAUK Unsri bahwa terdapat kesalahan pada Pengumuman kelulusan dan akan SEGERA DIREVISI. Apakah Unsri hanya sekedar membuat Majalah Dinding Sekolah yang bisa dengan semudah itu untuk melakukan revisi? Kenapa harus direvisi? ??
Memang terlalu banyak kejanggalan dalam pengumuman kelulusan tersebut. Formasi untuk Ilmu Kelautan hanya 1 orang, tetapi yang diterima 2 orang. Sistem Komputer 2 orang, tapi yang diterima 1 orang. Dan yang jelas, dari 52 Orang Calon Dosen Unsri, yang berjenjang S2 hanya 11 orang. Saya rasa tidak semudah itu untuk mengubah formasi penerimaan CPNS. Miris memang, karena ada beberapa nama yang saya kenal dari jenjang S1 , menurut penilaian saya dan banyak teman-teman yang lain , SANGAT TIDAK LAYAK UNTUK MENJADI DOSEN. Pada saat wawancara, mereka tidak tahu apa tugas seorang dosen. Mereka tidak mengetahui apa Tri Dharma Perguruan Tinggi. LAYAKKAH UNTUK MENJADI SEORANG DOSEN???????
Lawakan Unsri tidak hanya berakhir sampai disana saja. Setelah 2 hari menyatakan bahwa akan ada REVISI KELULUSAN, (saya jamin Unsri akan memenangkan COMEDY Award tingkat Internasional tahun depan), tanggal 1 Desember 2008, isi Website Unsri : BERDASARKAN INFORMASI DARI KEPALA BAUK UNSRI, REVISI KELULUSAN DIBATALKAN, YANG BERARTI PENGUMUMAN KELULUSAN YANG LAMA MASIH BERLAKU. Nama-nama peserta ujian Tahap II beserta nilai ujian juga tercantum di dalam website. Yang saya lihat, jika memang itu adalah nilai murni, hanya ada sedikit perbedaan nilai. Bukankah wawancara juga merupakan penilaian? Menggelikan memang, karena hal tersebut menunjukkan pihak Unsri memang hendak berkelit dari kebobrokan yang sekarang memang terlihat nyata. Sekarang bukan lagi zaman batu. Semua harus transparan.
Semudah itu pihak Unsri mempermainkan nasib bangsa. Saya mohon pada pihak berwenang yang mengerti hukum, yang mau peduli, apakah secara hukum tindakan Unsri ini dapat dibenarkan? Sebenarnya, untuk tidak berpolemik, mungkin lebih baik jika SEMUANYA DIBATALKAN. Lakukan pengujian ulang. Bukankah dalam penelitian tidak selalu didapat hasil yang kita inginkan? Lakukan Uji ke-2, ke-3, dan seterusnya sampai didapat hasil yang sempurna. Ibu Badia Parizade selaku Rektor, saya mohon Ibu bertindak bijaksana. Ibu memimpin sebuah Lembaga Besar yang mengemban nama besar. Jangan jadikan Unsri menjadi sampah, bahan tertawaan pihak luar. Seperti pengalaman Ibu Sarfilianty , beliau pernah dilecehkan pihak luar dengan mengatakan bahwa Unsri adalah Universitas Srimulat. Tunjukkan bahwa Anda adalah pimpinan yang bertanggung jawab.
Saya mohon kita semua berpikir dan merenungkan, hendak dibawa kemana almamater kita. Bapak Alex Noerdin selaku Gubernur Sumsel, tolong hal ini diperhatikan. Pihak Departemen Pendidikan, Anggota DPRD , Tokoh Masyarakat, Tenaga Pendidik yang masih punya hati nurani dan moral,sepertinya Unsri butuh sedikit penyegaran. Lembaga-Lembaga yang peduli bangsa, mohon luangkan waktu anda untuk ‘melongok’ ke dalam Unsri . Mengurus penerimaan CPNS di lingkungan sendiripun berpredikat MEMALUKAN, apalagi mau mengurus penerimaan CPNS untuk wilayah Sumsel…….
Adik-adik mahasiswa Unsri yang menyempatkan diri untuk membaca surat ini, camkan dan renungkan, Kita sekarang ibarat Undur-Undur yang berjalan mundur….. SELAMATKAN ALMAMATER KITA!!!!!!
TTD,
ANAK BANGSA
tolong dipercepat pengumuman hasil cpnsd untuk daerah banyasin
terima kasih
numpang lewat om
maaf cuma sekedar numpang lewat om